Kembali ke Blog

Loft dan Mezanin di Rumah 2 Lantai Tipe 70: Cara Nyempilin Ruang Ekstra

Rumah dua lantai tipe 70 itu ukurannya pas buat keluarga muda di Bekasi. Tapi begitu anak bertambah atau kerjaan ikut pindah ke rumah, ruang yang tadinya cukup mulai terasa sempit. Sebelum buru-buru mikir pindah, ada cara nyempilin belasan meter persegi ekstra tanpa geser satu tembok pun: bikin loft atau mezanin.

Fasad Rumah Emerald 70 dua lantai di Kingspoint Residence, Jl. Raya Perjuangan, Bekasi Utara, ilustrasi potensi loft dan mezanin

Banyak pemilik rumah tipe 70 di kawasan Bekasi Utara baru sadar kebutuhan ruangnya berubah setelah dua atau tiga tahun tinggal. Awalnya dua kamar terasa lega, lalu datang meja kerja, tumpukan barang musiman, sampai keinginan punya sudut main buat anak. Jalan keluarnya nggak selalu harus melebar ke samping atau pindah rumah. Sering kali ruang yang terbuang justru ada di atas kepala, mengambang di antara plafon dan atap.

Ruang vertikal ini yang jarang dilirik. Kajian soal hunian padat kota selalu menunjuk hal yang sama: lahan makin mahal, jadi arah pengembangan yang masuk akal adalah ke atas, bukan ke samping. Di skala satu rumah, prinsip itu berlaku lewat loft dan mezanin.

Loft dan Mezanin, Bedanya di Mana

Mezanin adalah lantai antara, semacam setengah lantai yang menumpang di ketinggian sebuah ruang tanpa menutup seluruh denah di bawahnya. Loft lebih ke pemanfaatan ruang di bawah atap atau area berplafon tinggi jadi area fungsional. Keduanya sama-sama menambah luas pakai secara vertikal, dan di rumah dua lantai tipe 70, ada tiga titik yang biasanya paling masuk akal.

  • Di atas void ruang tamu. Banyak rumah dua lantai sengaja dikasih void, yaitu ruang kosong setinggi dua lantai di atas ruang tamu, biar terasa lapang. Sebagian void ini bisa ditutup jadi mezanin.
  • Di atas area servis belakang. Zona seperti dapur atau ruang cuci kadang plafonnya menyisakan ruang ke rangka atap, dan sisa tinggi itu yang bisa dimanfaatkan.
  • Di bawah atap miring. Kalau kemiringan dan tinggi rangka atapnya cukup, area ini pas buat orang duduk atau menyimpan barang.

Berapa Meter yang Realistis

Ini bagian yang perlu jujur. Dengan denah 4,5 m x 10,5 m seperti Rumah Emerald 70, tambahan dari mezanin atau loft biasanya ada di kisaran 4 sampai 8 meter persegi, tergantung titik mana yang dipakai dan seberapa tinggi ruang di bawahnya. Jangan bayangkan satu lantai penuh yang baru. Ini area kecil yang cukup buat satu fungsi tunggal, dan justru di situ nilainya: ruang yang tadinya kosong berubah jadi kepakai.

Tinggi Plafon yang Dibutuhkan

Loft dan mezanin baru nyaman kalau ruang aslinya cukup tinggi buat dibelah dua. Sebagai gambaran, arsitek biasanya menyarankan ruang di bawah mezanin tetap punya tinggi bersih minimal sekitar 2,2 meter biar nggak bikin sumpek, sementara area di atasnya butuh sekitar 1,6 sampai 2 meter tergantung fungsinya. Buat loft yang cuma dipakai duduk, baca, atau menyimpan barang, tinggi yang lebih rendah masih oke. Nah, karena itu titik void atau ruang dengan plafon menyentuh rangka atap jadi kandidat paling pas, soalnya di situ tinggi totalnya paling memungkinkan dibagi dua.

Struktur, Bagian yang Nggak Boleh Diabaikan

Menambah lantai berarti menambah beban. Ada beban mati dari material lantai plus rangkanya, dan beban hidup dari orang serta barang di atasnya. Semua ini harus disalurkan ke balok, kolom, dan akhirnya pondasi. Makanya rencana loft atau mezanin nggak bisa dimulai dari "las saja rangka ke kolom yang ada". Kolom dan balok bawaan rumah punya kapasitas tertentu, dan menambah beban di luar hitungan itu berisiko.

Di sinilah pondasi ikut menentukan. Rumah Emerald 70 memakai pondasi Bor Pile, yaitu pondasi dalam yang menyalurkan beban ke lapisan tanah yang lebih dalam dan padat. Dibanding pondasi dangkal biasa, tipe ini punya cadangan daya dukung yang lebih baik untuk beban tambahan seperti mezanin. Tapi bukan berarti bisa asal tambah, ya. Hitungan tetap harus diperiksa insinyur struktur atau pihak pengembang dulu, dengan mempertimbangkan material lantai yang dipilih (rangka baja ringan dengan penutup ringan jelas lebih enteng ketimbang plat beton).

Catatan: tulisan ini bersifat edukatif dan umum, bukan nasihat teknis, struktur, atau hukum. Angka tinggi ruang dan kisaran biaya di sini hanya gambaran kasar dan bisa berbeda di lapangan. Sebelum mengeksekusi loft atau mezanin, konsultasikan dulu ke insinyur struktur, pengembang, dan pemerintah daerah setempat.

Urusan PBG dan Perizinan

Sejak PP Nomor 16 Tahun 2021, izin bangunan memakai skema Persetujuan Bangunan Gedung (PBG) yang menggantikan IMB. Kalau loft yang dibikin sifatnya ringan, di dalam ruang, dan nggak mengubah struktur maupun luas bangunan resmi, umumnya masuk kategori perubahan minor. Tapi kalau penambahannya signifikan sampai menambah luas lantai atau menyentuh struktur utama, secara aturan sebaiknya dicek dulu ke pemerintah daerah atau pengelola. Ketentuan tiap daerah bisa beda, jadi konfirmasi ke pihak berwenang sebelum jalan.

Kisaran Biaya

Biayanya bergantung banget pada material dan luas. Model paling hemat pakai rangka baja ringan atau baja profil ringan dengan penutup multipleks atau GRC, plus railing dan tangga. Model yang lebih berat dan permanen pakai plat beton, biayanya naik karena butuh bekisting, besi, dan cor. Sebagai ancar-ancar kasar, pekerjaan mezanin skala kecil sering jatuh di rentang belasan juta rupiah untuk versi rangka ringan, dan bisa lebih tinggi untuk versi beton. Angka ini gampang bergeser mengikuti harga material dan upah tukang, jadi anggap sebagai titik awal ngobrol, bukan patokan mati.

Paling Pas Dipakai Buat Apa

Karena luasnya terbatas, loft dan mezanin paling nyala kalau diberi satu fungsi yang jelas. Beberapa yang umum: sudut kerja atau ruang WFH yang terpisah dari keramaian bawah, gudang rapi buat barang musiman, kamar anak kecil atau ruang main, sampai perpustakaan mini atau ruang hobi. Buat menata isinya biar nggak sumpek, ide-ide di panduan desain interior rumah 2 lantai minimalis bisa jadi titik mulai. Kalau titik yang kamu incar dekat area belakang, referensi desain dapur rumah 2 lantai 70m2 juga membantu menata alur ruang di bawahnya.

Sisi yang Sering Kelupaan

Ada beberapa hal yang jarang dipikir di awal. Pertama, panas. Area mezanin yang dekat atap cenderung jadi bagian terpanas di rumah karena udara panas naik ke atas. Tanpa ventilasi silang, exhaust, atau insulasi atap yang memadai, ruang ini bisa gerah di siang hari Bekasi yang terik. Kedua, sirkulasi udara dan akustik, apalagi kalau mezaninnya terbuka ke void, suara dari bawah gampang naik. Soal panas dan akustik void ini kami kupas lebih dalam di audit akustik rumah 2 lantai cluster Bekasi.

Ketiga, akses. Loft sering dijangkau lewat tangga curam atau tangga lipat yang hemat tempat, tapi kurang ramah buat balita atau orang tua. Kalau di rumah ada lansia atau anak kecil, tangga tetap dengan pegangan yang benar jadi pertimbangan penting, walau makan sedikit ruang tambahan.

Ruang di atas kepala itu sering jadi kamar paling murah yang pernah kamu tambahkan ke rumah, asal strukturnya memang sanggup menahannya. Di rumah seperti Emerald 70 di Jl. Raya Perjuangan, Bekasi Utara, dengan pondasi Bor Pile-nya, ketinggian ruang itu layak diobrolkan lebih dulu, entah sebelum beli atau sebelum mulai renovasi. Ukur dulu, hitung bebannya, cek izinnya, baru rancang. Urutan itu yang bikin tambahan ruangnya awet, bukan cuma sekadar muat.

Mau tahu apakah Emerald 70 bisa ditambah loft atau mezanin?

Tim Kingspoint bisa bantu jelasin soal struktur, pondasi Bor Pile, dan ketinggian ruang unit Emerald 70 ready-stock di Bekasi Utara, biar kamu punya gambaran jelas sebelum memutuskan menambah ruang.

Chat WhatsApp Sekarang

Bacaan terkait di Kingspoint Blog